Photobucket

Senin, 25 Agustus 2008

Mobile Banking m-BCA

Apa itu m-BCA atawa mobile banking BCA?

m-BCA merupakan layanan bank yang fleksibel, praktis, aman, user friendly dan mudah dibawa kemana-mana termasuk dikantongin. Lho koq dikantongin?

Ya, mobile banking merupakan layanan perbankan berbasis mobile phone atau HP. Seolah2 HP anda menjadi mesin ATM, bisa transfer uang, cek saldo dan mutasi, bayar ini-itu dll. Cuman tentunya gak bisa ngeluarin duit.

Operator Telepon Seluler (Ponsel) yang sudah bekerjasama dalam layanan m-BCA ini adalah:

  • PT Excelcomindo Pratama,Tbk untuk pemegang kartu Xplor & bebas
  • PT Indosat,Tbk untuk pemegang Kartu Mentari & Matrix
  • PT Telekomunikasi Selular untuk pemegang kartu HALO & simPATI

Jadi kalo anda pakai SIM card selain tersebut diatas seperti IM3, Kartu As, XL Jempol, dll belum bisa digunakan untuk layanan ini.

Keuntungan & Kenyamanan Bertransaksi melalui m-BCA

m-BCA merupakan layanan perbankan yang mudah, praktis, aman dan user friendly.

Mudah
m-BCA begitu mudah, untuk mendaftarkan nomor ponsel anda hanya perlu datang ke ATM BCA dimana saja, dan tidak perlu memiliki ketrampilan khusus untuk menggunakannya.

Praktis
Anda dapat langsung bertransaksi perbankan melalui ponsel kapan saja dan di mana saja.

Aman
m-BCA dilengkapi dengan sistem proteksi yang maksimal. Selain menggunakan PIN yang Anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang Anda daftarkan, setiap transaksi yang Anda lakukan juga akan di-encrypt (diacak) untuk menjamin keamanan transaksi Anda.

User Friendly
Menu m-BCA dirancang sedemikian rupa sehingga mudah digunakan oleh siapa saja.Anda tinggal memilih jenis transaksi dari menu yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu mengingat / menghafal kode transaksi yang ingin dilakukan.

Nyaman
Melalui m-BCA, Anda seperti memiliki ATM BCA pribadi dalam genggaman tangan Anda, karena berbagai transaksi yang dapat dilakukan di ATM BCA dapat dilakukan melalui m-BCA kecuali penarikan tunai.

Cara mendapatkan layanan m-BCA:

Syarat Menggunakan m-BCA

  1. Pemegang kartu Paspor BCA (Kartu ATM BCA)
  2. Pelanggan GSM yang memiliki SIM Card yang sudah mobile banking ready.

Caranya adalah:

  1. Melakukan registrasi/ pendaftaran di ATM/Kantor Cabang Utama BCA terdekat
  2. Melakukan aktivasi di ponsel (untuk transaksi m-Info, m-Payment & m-Admin)
  3. Melakukan aktivasi fin di cabang BCA terdekat (untuk transaksi m-Transfer & m-Commerce)

Transaksi yang dapat dilakukan melalui m-BCA adalah sbb:

No.

Kategori

Layanan

1. m-Info
  • Informasi Saldo,
  • Mutasi Rekening,
  • Info Kurs,
  • Info suku bunga tabungan / deposito Rp / deposito valas,
  • Info kode bank (untuk transfer antar bank),
  • Info kode perusahaan (yang digunakan pada m-Payment dan m-Commerce),
  • Info nomor kupon undian Gebyar Hadiah Tahapan BCA.
2. m-Transfer

Transfer ke Rekening BCA, Transfer ke Rekening bank lain

3. m-Payment

Pembayaran berbagai macam tagihan kartu kredit, PLN, PAM, handphone, telepon, asuransi, pendidikan,dll

4. m-Commerce

Pembelian pulsa isi ulang, saham,dll

5. m-Admin

Aktivasi, Ganti PIN

Limit transaksi perhari:

Limit Transfer Antar Rekening BCA

Limit transfer antar rekening BCA yang dapat dilakukan melalui m-BCA merupakan satu kesatuan dengan limit transaksi transfer melalui ATM BCA sebesar maksimum:

  • Rp 15 juta per hari (Kartu ATM Silver)
  • Rp 25 juta per hari (Kartu ATM Gold/ Tapres/ BCA Dollar)
  • Rp 75 juta per hari (Kartu Platinum)

Contoh:
Limit transfer kartu ATM Silver Anda sebesar Rp 15 juta per hari. Jika Anda telah melakukan transfer di ATM sebesar Rp 5 juta, maka Anda masih dapat melakukan transfer melalui mobile banking pada hari yang sama maksimum sebesar Rp 10 juta.

Limit Transfer ke Rekening Bank Lain

Limit ini merupakan limit gabungan dengan limit transfer antar bank via ATM, yaitu sebesar Rp. 10.000.000 per hari, dan tidak tergantung jenis kartu ATM yang digunakan).

Limit Pembelian Pulsa Isi Ulang

Adalah sebesar Rp. 1.100.000 perhari, merupakan limit gabungan dengan e-channel lain seperti ATM, KlikBCA, SMS Top Up, dan BCA by Phone.

Limit Pembayaran

Sesuai jumlah tagihan

Bukti Transaksi:

Untuk setiap transaksi yang anda lakukan, anda akan menerima bukti transaksi sebagai berikut:

Jenis Transaksi

Bukti Transaksi

Finansial (seperti : transfer, payment, commerce)

SMS yang akan tampil dilayar dan masuk ke inbox ponsel

Non finansial
  • Untuk info saldo, mutasi rekening, info kurs, info suku bunga tabungan / deposito Rupiah / deposito valas, ganti PIN, aktivasi
  • untuk info kode bank (transfer antar bank) dan info kode perusahaan (yang dapat digunakan pada m-Payment dan m-Commerce), info nomor kupon Gebyar Hadiah Tahapan BCA
  • SMS hanya akan tampil dilayar ponsel saja
  • Informasi akan masuk ke Inbox ponsel

Feedburner Hack

Mungkin berita ini udah lumayan banyak yg tau, ya tapi mudah2an bagi yg belum tau bisa jadi info tambahan. Kamu pasti sering ngeliat bbrp web ataupun blog yg feed count atau total orang yg berlanganannya tinggi bgt. Kalau web atau blog itu kontennya memang bagus sih ngga masalah, tapi kadang2 ada aja web atau blog yg masih baru, tapi total orang yg berlangganannya banyak bgt. Kok bisa? Emang bisa, mungkin aja pemilik web atau blog tersebut memiliki banyak teman ataupun kontennya memang unik, tapi bisa juga kalau pemilik web atau blog tersebut menggunakan cara Hack Feedburner.

Saya juga mencantumkan video clip dari tim TheNextWeb tentang bagaimana cara memanipulasi feedburner. Semoga dengan informasi ini kamu ngga terlalu cepat percaya kalau ngeliat feedcount yang kurang masuk diakal. Atau mungkin kamu juga pengen mempraktekkannya? Silahkan

10 Cara Penting Untuk Merawat laptop

Artikel ini hanyalah terjemahan dari artikel saya sebelumnya yg bisa diakses disini. Sekarang harga elektronik udah bisa dibilang jatuh bgt, memiliki sebuat notebook (laptop) bukanlah menjadi hal yg luar biasa lagi, tapi apakah para pemilik notebook tersebut mengerti cara perawatan notebook/laptop? Saya pribadi udah cukup lama mempunyai notebook sebagai kebutuhan kuliah, dan ini akan berbagi bbrp tips pentingnya. Walaupun saya cukup yakin udah banyak yg tau, mudah2an masih bisa bermanfaat:

  1. Jangan menggunakan notebook ditempat yg kotor, krn fan dari notebook kamu akan menyerap banyak debu yg bisa berakibat fatal kpd fan dan heatsing.
  2. Jangan menggunakan notebook ditempat yg terlalu empukseperti tempat tidur dan sofa. Hal ini mengganggu kinerja fan kamu, ntar bakal overheat.
  3. Ketika menggunakan adaptor, usahakan untuk melepas batre notebook (kecuali daerah kamu sering padam listrik).
  4. Ketika menggunakan batre, gunakanlah sampai habis.
  5. Ketika mencharge batre, charge lah sampai full.
  6. Kalo mungkin, gunakanlah external keyboard untuk menjaga dashboard notebook kamu tetap cantik.
  7. Hal yg sangat sering dibahas, virus! Pastikan notebook kamu memiliki antivirus, apapun itu, usahakanlah updated, krn antivirus itu ngga ada yg perfect
  8. Jangan gunakan air biasa untuk ngelap monitor notebook kamu, ntar bakalan lecet. Gunakanlah cairan khusus yg untuk ngelap monitor komputer.
  9. Jagan meletakkan handphone dalam jarak yg terlalu dekat dengan notebook kamu, radiasinya bisa mengakibatkan gangguan.
  10. Lakukanlah pengelolaan yg teratur seperti disk defrag (jgn terlalu sering ngedefrag juga), disk clean up dan scan anti virus untuk menjaga kinerja notebook kamu.

Semoga 10 tips diatas bisa ngebantu para pemilik notebook untuk merawat notebook kesayangannya "Berlangganan dengan blog saya via rss reader atau via email untuk mendapatkan informasi terbaru dari blog saya. Terimakasih banyak".

Cara Daftar Internet Banking BNI

nternet Banking BNI, BNI Internet Banking

Internet Banking BNI

Setelah semalam Mas Anam lembur untuk menulis tentang Tips Aman Melakukan Transaksi Internet Banking BCA, Cara Registrasi KeyBCA yang merupakan lanjutan tulisan Cara Registrasi/ Daftar Internet Banking BCA atau Klik BCA, sesuai janji Mas Anam akan menulis tentang Cara Daftar Internet Banking BNI.

Pada dasarnya, sistem yang digunakan dalam pendaftaran maupun security Internet banking ada beberapa persamaan. Sehingga cara pendaftaran atau registrasi Internet Banking juga hampir sama. Untuk lebih jelasnya, Mas Anam akan bercerita proses registrasi Internet Banking BNI

Tahap I
Pastikan anda telah memiliki rekening di BNI dan memiliki BNI Card (ATM), kalo belum punya ya mesti daftar dulu :)
Daftar Internet Banking BNI melalui ATM BNI, langkahnya sbb:
Setelah masuk menu, pilih Registrasi E-Channel dan masukkan 6 digit angka sebagai PIN Registrasi Internet Banking BNI
Registrasi anda akan diproses dan tunggu sampai selesai dan mendapatkan struk registrasi
Registrasi Tahap I selesai

Tahap II Aktivasi
Sebelum masuk tahap ini, aar prosesnya lanar anda perlu menyiapkan:

  • 16 Digit angka yang tertera pada BNI Card atau ATM BNI anda
  • Alamat email aktif
  • 6 digit PIN registrasi Internet Banking BNI
  • Username Internet Banking, 7-12 karakter kombinasi huruf dan 4 angka. mis: masanam7577
  • Password Internet Banking, minimal 6 -12 karakter kombinasi huruf dan angka. mis: indahnya58

Ok, bila telah siap sekarang buka Internet Banking BNI dan klik menu login di sebelah kiri (atas)

halaman login BNI

Sekarang masuk halaman pilihan login, pilih personal atau corporate sesuai akun BNI anda. Alamat asli situs BNI setelah anda meng klik login adalah https://ibank.bni.co.id/ anda akan masuk ke halaman awal aktivasi.

Internet Banking BNI, BNI Internet Banking

Klik di bagian AKTIVASI

Selanjutnya, klik di tulisan merah klik di SINI untuk masuk halaman aktivasi Internet Banking BNI.
PERHATIAN: Periksa address bar anda, dan pastikan anda masuk di situs BNI yang asli dengan alamat yang muncul https://ibank.bni.co.id/ directRetail/ibank ……dst (untuk user individual).

Aktivasi BNI Internet Banking

Masukkan 16 digit nomor di kartu ATM BNI/BNI Card, dan 6 digit PIN saat registrasi di ATM. Mudah2an gak lupa :), kalau lupa, anda harus mengulang daftar lagi di ATM dengan langkah yang sama dan masukkan 6 Digit PIN baru. Tapi jangan lupa lagi. Setelah mengisi form, Klik Lanjutkan

Sukses Daftar Internet Banking BNI
Akan muncul halaman syarat dan ketentuan, baca lalu klik setuju di bagian bawah
Sekarang masuk halaman pengisian, masukkan username dan password yang sudah anda siapkan
OK, tunggu beberapa saat dan Internet Banking BNI anda telah aktif, Login kembali dengan username dan password baru anda.

Aktivasi anda sukses dan bisa mengunakan Internet Banking BNI untuk transaksi non finansial (cek saldo, cek mutasi, dll). Untuk dapat melakukan transaksi finansial anda harus menggunakan BNI e-secure yang merupakan alat pengacak PIN.

Tips Transaksi Aman di Klik BCA

Anda pengguna Klik BCA, Internet Banking punya Bank Central Asia (BCA)?

Tips Securitu Klik BCAHati-hati dengan security transaksi finansial di Internet. Ya, langkah preventif perlu kita lakukan untuk mengamankan transaksi Internet Banking kita. Kecerobohan yang kita lakukan, akan membuka celah orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan akun kita.

Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan agar aman bertransaksi di internet. Aman menggunakan Internet Banking untuk transaksi finansial kita baik bayar tagihan internet, telepon, listrik, air, asuransi, dll serta transfer ke keluarga atau mitra bisnis kita melalui Internet Banking. Karena judulnya Klik BCA, maka yang saya bahas adalah keamanan Internet Banking BCA.

Tips Mengamankan Internet Banking
Usahakan untuk tidak login KlikBCA atau mengakses Internet Banking di sembarang komputer. Lebih secure dan aman gunakan komputer pribadi atau paling tidak teman yang anda percayai. Hindari login dari warnet, atau area hotspot umum karena bisa jadi telah dipasang keylogger atau spyware yang bisa mencuri data-data yang anda masukkan.

Sesuai rekomendasi BCA, gunakan browser (program/software) Internet Explorer versi 6.0 keatas. Karena sistem security Klik BCa di setting maksimal berjalan di browser/program ini. Bila anda pecinta Mozilla Firefox, atau Opera dan browser yang lain, sementara tanggalkan kecintaan anda khusus saat mengakses Internet Banking BCA/ KlikBCA. Gunakan browser Internet Explorer versi 6.0 ke atas (Include dalam windows XP, XP SP 1, XP SP2, Vista). Bila komputer yang anda gunakan masih menggunakan Windows 98, upgrade dulu Internet Explorer anda ke versi 6.0 atau diatasnya.
Hal ini hanya berlaku untuk situs KlikBCA saja. Bank lain mungkin menset keamanan browsernya maksimum di program browsing internet yang lain seperti Firefox atau Opera.

Ketikkan alamat/ address KlikBCA dengan benar di address bar, yaitu http://www.klikbca.com . Bila anda membuka dari link sebuah situs seperti dalam situs ini, pastikan yang muncul di address bar adalah alamat situs Asli Klik BCA dengan memeriksa alamatnya http://www.klikbca.com.

Setelah mengklik menu login, anda akan dibawa masuk ke situs KlikBCA yang dilengkapi proteksi dengan tanda gembok yang bisa anda lihat di bagian bawah kanan browser Internet Explorer.

Alamat/ address yang dituju setelah klik login adalah https bukan lagi http, artinya halaman yang kita masuki adalah halaman yang security-nya diproteksi dengan enkripsi. Sehingga alamat yang benar setelah kita klik login adalah https://ibank.klikbca.com/

Bila anda mendapati alamat yang tidak sesuai dengan address atau alamat diatas, segera keluar (tutup Internet Explorer) dan ulangi dari awal. Karena kemungkinan halaman yang anda buka adalah halaman palsu, bila anda masukkan usrname dan password dihalaman ini maka data anda akan dicuri.

Simpan KeyBCA anda dengan aman dan jangan beritahukan password/ PIN KeyBCA anda pada orang lain. Jangan pula menuliskannya di meja, atau di file dengan judul mencolok seperti PIN keyBCA dll yang mengundang orang untuk membuka. Yang penting juga, jangan membuat kombinasi PIN dengan angka yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nomor telepon, dll.

Cara Daftar Internet Banking BCA

Setelah membaca tulisan Mas Anam sebelumnya tentang Menggenggam Dunia, sebagian dari anda tentu penasaran dan ingin mencoba menggunakan fasilitas layanan E-banking atau Electronic Banking. Sayang kan, sudah disediakan tidak kita gunakan :).

KlikBCA home

Kali ini Mas Anam akan membahas bagaimana cara mendaftar Internet Banking BCA atau yang lebih populer dengan KlikBCA dan bagaimana menggunakan Internet banking dengan aman. Biar lebih enak, saya cerita saja pengalaman daftar dan menggunakan Internet Banking BCA.


Langkah:
1. Buka tabungan (Tahapan/Giro) BCA dan mendapatkan Paspor BCA (ATM BCA) bila anda belum memiliki
2. Daftar Internet Banking BCA di kantor cabang terdekat atau daftar melalui ATM BCA

  • Langkah daftar di ATM BCA
  • Pilih menu Daftar Auto Debet/E-Banking di sebelah kiri bawah
  • Pilih Internet Banking
  • Masukkan 6 digit angka sebagai PIN Internet Banking Anda
  • Tunggu beberapa saat dan anda akan mendapatkan struk (print out) registrasi Internet Banking anda yang di dalamnya berisi USERNAME anda
  • Selesai tahap ini, anda tinggal melakukan aktivasi di situs Internet Banking BCA

3. Aktivasi Internet Banking BCA di situs KlikBCA

  • Sebelum melakukan proses ini, anda perlu menyiapkan kartu ATM (16 digit nomor di kartu ATM) dan alamat email pribadi anda yang aktif
  • Buka situs Internet Banking BCA, KlikBCA di http://www.klikbca.com
  • Klik menu Login Individual (nasabah non perusahaan)
  • Masukkan username sesuai struk pendaftaran dan password yang telah anda buat melalui ATM

  • Aktivasi, akan muncul halaman persetujuan syarat penggunaan Internet Banking
  • Baca dan pelajari, lalu klik setuju di bagian bawah
  • Anda akan dibawa ke halaman aktivasi dan diminta memasukkan beberapa data
  • Masukkan data2 anda, email, 16 digit nomor kartu ATM, username sesuai di struk pendaftaran dan PIN, 6 digit yang anda masukkan untuk pendaftaran di ATM
  • Lakukan login dengan username dan password anda
  • Lanjutkan, dan Selamat, Internet Banking anda telah aktif dan dibawa ke halaman sambutan
  • Sukses Login KlikBCA
  • Anda telah berhasil aktivasi KlikBCA dan bisa melakukan transaksi non finansial seperti Cek Saldo, Mutasi Rekening (Masuk Keluar) hari ini sampai 31 hari kebelakang (+/- 1 bulan).Untuk dapat melakukan transaksi finansial seperti pembayaran telepon, listrik, air, dan transfer maka anda harus memiliki KeyBCA dan aktivasi di kantor cabang terdekat.

    “Safe Mode” Perbaiki Komputer

    Dengan masuk dalam safe mode, Anda dapat memperbaiki komputer Anda yang terluka, baik karena virus atau karena aplikasi yang tidak benar. Bahkan bila ada kerusakan driver yang membuat Anda tidak dapat booting dengan benar dapat diperbaiki dalam safe mode.

    “Lakukan dalam safe mode” kata-kata ini kerap muncul pada saat komputer terserang virus-virus kebal yang sulit dibasmi. Seakan-akan dalam safe mode virus akan kehilangan kekebalannya. Apa benar demikian?

    Ya. Dalam safe mode operating system akan berjalan secara minimalis dan semua aplikasi akan ditidurkan, sehingga dalam safe mode sangat efektif membasmi virus.

    Lebih dari itu safe mode ternyata memiliki fungsi yang lebih dalam lagi. Tidak hanya berkaitan dengan virus dan kawan-kawannya saja. Dalam safe mode, Anda dapat melakukan banyak perbaikan yang biasa dilakukan para teknisi komputer.
    Masuk dalam safe mode bukankah langkah yang sulit. Pertama-tama nyalakan komputer atau restart komputer, lalu setelah selesai loading RAM, tekan F8. Dalam Windows XP, Anda akan diberikan beberapa pilihan untuk modul safe mode. Yang pertama Safe Mode with Networking, Safe Mode with Command Prompt dan yang terakhir Safe Mode saja. Bila Anda ingin dapat terhubung ke jaringan tempat komputer terhubung atau ingin menggunakan koneksi internet ketika berada dalam safe mode, maka pilihlah pilihan pertama. Bila akan menggunakan safe mode dalam bentuk command prompt seperti layaknya DOS atau Linux, gunakan Safe Mode with Command Prompt. Namun bila hanya ingin mengunakan Safe Mode biasa tanpa terhubung dengan jaringan apapun, pilihlah saja Safe Mode.

    Jika Anda ingin menggunakan Windows XP Pro, maka dapat memilih login yang digunakan asalkan memiliki izin agai admin. Sedangkan, para pengguna Windows XP Home hanya ada login administrator yang ditawarkan dengan password yang dikosongkan. Sehingga hanya seseorang yang mengetahui password administrator utama saja yang dapat masuk dalam Safe Mode Windows XP Home.

    Ketika akan masuk dalam Safe Mode, Anda akan ditanyakan apakah Anda yakin atau tidak. Jika ya, maka lanjutkan. Jika tidak lebihbaik mundur. Meskipun sebenarnya tidak akan berbahaya masuk dalam safe mode. Masuk dalam safe mode sama saja dengan login sebagai administrator. Tidak ada yang berbeda, selain keminimalisan operating system, perangkat keras, dan aktifnya aplikasi (perangkat lunak).

    Menghilangkan Virus dalam Safe Mode

    Pada awal wacana sempat dikatakan bahwa pembasmian virus dan kawan-kawannya sering manjadi agenda utama seseorang masuk dalam Safe Mode. Mungkin sebagian Anda sudah banyak yang mengetahui bagaimana menghapus virus dan modul biasa. Bagaimana dalam Safe Mode? Lebih mudah. Karena dalam safe mode tidak banyak pengaturan yang harus dilakukan. Sebagian besar aplikasi virus ternama pada modul Safe Mode akan otomatis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, melakukan scanning pada Safe Mode memang cendrung lebih lama.

    Selain virus yang sulit dibasmi, dalam Safe Mode Anad juga dapat menghapus adware dan spyware. Caranya sama saja. Jalankan program anti spyware dan anti adware, seperti halnya men-scan dengan anti virus. Maka, spyware dan adware pun dapat hilang layaknya virus.

    Mengapa dengan Safe Mode bisa,sedangkan tanpa Safe Mode tidak? Karena pada umumnya aplikasi perusak sekali mendapat izin untuk aktif, maka ia akan trus menginstal dirinya setiap kali dihapus atau di-uninstall. Bahkan ada beberapa aplikasi adware atau spyware yang pada saat aktif memang tidak dapat dihentikan atau dihapus. Dalam Safe Mode semua aplikasi ini tertidur , sehingga dapat dimatikan. Dalam modul biasa aplikasi penggangu umumnya akan aktif pada saat komputer mulai dinyalakan.

    Mengakses System Restore

    System restore adalah salah satu fitur yang efektif untuk mengembalikan system Anda pada keadaan dimana kerusakan atau konflik sistem belum terjadi. Misalnya pemasangan driver yang tidak kompatibel dengan Windows XP. Dengan system restore, Anda dapat dengan mudah mengembalikan kondisi komputer kembali ke waktu dimana perangkat tersebut di install.

    System restore dapat diakses melalui system tools, dalam modul normal. Namun adakalanya dimana kerusakan atau ketidakcocokan alat/driver mengakibatkan user sulit memasuki modul normal atau dapat disebut juga komputer gagal booting. Oleh sebab itu, salah satu jalan keluarnya adalah mengakses system restore dari modul Safe Mode.

    Bahkan setiap kali akan memasuki Safe Mode, Anda akan selalu ditanya oleh komputer Anda apakah akan bekerja dalam safe mode atau hanya kan menjalankan system restore. Jika Anda ingin menjalankan system restore, pada saat awal memasuki safe mode pilih saja No.

    Kemudian Anda dapat menjalankan system restore sebagaimana layaknya menjalankan system restore pada modul normal. Semua langkah dalam menggunakan system restore tidak ada yang berbeda, baik dalam Safe Mode maupun dalam modul normal. Untuk lebih jelas mengenai Safe Mode, bagaimana mengaturnya.

    Memperbaiki Komputer Rusak

    Komputer yang tidak dapat dipergunakan ada banyak sebabnya. Mulai dari aplikasi yang rusak sampai pada kerusakan fisik Beberapa kerusakan ini sebenarnya dapat dengan mudah diperbaiki dalam safe mode, ketimbang harus dibawa ke tempat servis yang tidak jarang membutuhkan waktu dan biaya yang besar. Beberapa petunjuk di bawah ini nantinya dapat anda pergunakan untuk memperbaki beberapa kerusakan komputer dengan safe mode. Namun, terlebih dahulu Anda harus mengenali jenis kerukan apa yang dialami komput Anda.

    Cara mengetahuinya adalah dengan mengidentifikasi di mana kegagalan terjadi. Jika komputer gagal menjalani proses booting, pada saat sedang loading Windows atau kemudian diam dan layar menjadi biru, maka kekacauan dat6ing dari driver atau hardware yang tidak cocok.

    Sedangkan bila yang terjadi adalah system crash pada saat proses loading selesai dijalankan, atau pada saat Windows sedang melakukan proses star up, maka yang terjadi biang keladinya adalah aplikasi yang aktif pada saat star up. Baik karena proses instaliasi yang tidak sempuna, karena kompliknya aplikasi dengan aplikasi lain, atau hardware yang ada. Semuanya bisa saja menjadi penyebab.

    Kerusakan Software

    Kerusakan yang ditimbulkan oleh aplikasi cukup beragam, diantaranya adalah aplikasi tersebut dapat membuat system mengalami crash baik pada saat komputer selesai loading antar muka atau pada saat aplikasi dijalankan. Bahkan ada juga beberapa aplikasi atau service yang membuat system sepenuhnya gagal booting.

    Masalah-masalah yang ditimbulkan oleh aplikasi ini sebenarnya memiliki banyak solusi sebelum akhirnya diselesaikan dengan safe mode.

    Yang pertma adalah dengan meng-uninstall aplikasi melalui control panel, Add/Remove Programs. Lalu install ulang. Yang kedua adalah dengan menjalankan system restore. Jika keduanya berhasil, maka tidak perlu masuk ke dalam Safe Mode. Namun jika keduanya tidak berhasil atau tiap kali melakukannya komputer selalu melakukan crash, karena konflik yang terjadi antara software dan hardware. Maka langkah selanjutnya barulah menggunakan Safe Mode. Langkah menggunakan Safe Mode juga akan dengan sendirinya harus Anda lakukan bila kerusakan membuat Anda sulit masuk dalam antar muka Windows XP yang normal. Umumnya ditimbulkan oleh aplikasi yang aktif pada saat startup.

    Langkah awal adalah masuk dalam Safe Mode. Kemudian lakukan proses uninstall dari Safe Mode. Cara ini umumnya sangat efektif. Karena kemungkinan system mengalami konflik sangat minim.

    Jika tidak mengetahui program apa saja pada saat start up, maka Anda dapat menggunakan bantuan aplikasi khusus (yang dapat mendeteksi auto run aplikasi) atau dengan menggunakan perintah ‘msconfig’. Caranya tekan start kemudian klik run dan tulis msconfig, kemudian tekan Ok.

    Setelah itu buka halaman start up. Pada halaman ini Anda dapat menandakan mana saja aplikasi yang ingin Anda pilih untuk tetap diaktifkann dan mana yang tidak. Lalu jalankan kembali ke Windows dalam modul biasa.

    Namun jika tidak diketahui aplikasi mana yang mengacau, Anda perlu menjalankan trik berikut :

    Jalankan ‘msconfig’ dalam safe mode lalu pilih bagian start up. Dan langsung tekan tombol Disable all. Tekan tombol apply lalu booting komputer Anda dalam modul biasa.

    Kemudian dalam modul biasa, jalankan kembali msconfig dan buka kembali bagian start up.

    Setelah itu, pilih salah satu persatu aplikasi untuk diaktifkan. Setiap kali mengaktifkan satu aplikasi, booting kembali komputer Anda.

    Lakukan terus sampai Anda mengalami crash atau biasa muncul. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui sebenarnya aplikasi mana yang menjadi gara-gara.

    Bila sudah diketahui, lakukan proses penonaktifan aplikasi tersebut atau menguninstall secara langsung aplikasi dalam Safe Mode.

    Kerusakan Hardware

    Jika Anda salah meng-update driver, dengan mudah Anda dapat menjalankan Roll Back Driver. Namun kadang untuk menjalankan rol back driver tidak sesederhana itu. Sebab bila ternyata terjadi konflik, maka akan ada kemunkian system crash dan tidak mau booting ke dalam modul normal sehingga proses roll back driver harus dilakukan dalam Safe Mode.

    Proses roll back driver dapat dilakukan jika memang Anda mengetahui driver mana yang bermasalah.

    Umumnya permasalahan driver bila tidak karena salah drivernya, maka kesalahan lain adalah sriver yang rusak tidak dapat diterima oleh operating system. Dalam Windows XP, Anda boleh mencurigai driver-driver yang tidak memilki sertifikasi Windows XP. Cara mengetahui driver mana saja yang tidak memiliki sertifikasi Windows XP adalah dengan menjalankan perintah ’sigverif’.

    Namun bermasalah dengan operating system Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetesnya satu per satu. Sebelum mengetes, sebaiknya Anada jalankan ’sigserif’ tersebut dalam modul Safe Mode. Lalu setelah Anda mengetahui driver mana saja yang bukan bersetifikasi Windows cut dan paste file tersebut dari :C\windows\system32\driver\ ke dalam folder yang Anda buat sendiri (misalnya diberikan nama back up).

    Kemudian kembalikan (dengan cut dan paste) satu persatu ke dalam driver kedalam folder :C\windows\system32\driver\ satu per satu sambil me-roboot komputer dalam modul biasa-pada setiap satu file dipindahkan-sambil Anda mengalami masalah atau sampai kmputer tidak mau me-reboot tau crash. Dengan begitu, Anda akan mengetahui driver mana yang bermasalah. Cut dan paste driver tersebut kembali ke folder yang Anada buat sebelumnya. Lalu cari penggantinya yang lebih baik. Bila sudah dapat di install kembali drivernya.

    Namun, jangan lakukan hal ini pada driver VGA. Untuk driver VGA caranya cukup dengan rool back driver atau meng-update drivernya. Dalam mengakses menu driver VGA dalam Safe Mode adalah sebagai berikut. Setelah jalankan Safe Mode, klik kanan pada dekstop, lalu pilih properties. Kemudian itu pilih halaman setting, tekan tombol Advance di bagian bawahnya. Lalu pada halaman adapter tekan tombol Properties. Pada halaman driver Anda dapat melakukan tindakan-tindakan yang disebutkan tadi.

    Bila ada perangkat yang setelah dipasang justru membuat komputer crash atau membuat menolak booting, maka Anda harus men-Disable-kan terlebih dahulu perangkat tersebut dalam modul Safe Mode. Kemudian cari driver yang benar kemudian install driver tersebut dalam modul normal. Setelah terinstall dengan benar, barulah enable-kan kembali perangkat Anda dalam modul normal juga.

    Tidak jarang juga berkaian dengan VGA adlah niladi refresh rate yang tidak sesuai dengan kemampuan monitor, sehingga kadang monitor tidak mau menampilkan antarmuka operting system-nya dengan baik. Cara memperbaikinya tekan tombol F8 (seperti akan masuk dalam Safe Mode) namun jangan plih safe mode, melainkan pilih Enable VGA Mode. Dengan begini komputer akan me-reset pengaturan VGA pada nilai standard yaitu resolusi 640×480 dengan refresh rate 60 Hz. Untuk mengubahnya tekan menu Start, Control Panel, Display, Settings, Advance. Kemudian dalam halaman Adaptor tekan tombol ‘list all modes’. Cobalah opsi yang Anda inginkann, bila tidak ada keganjilan, berati cocok. Jika sudah cocok, reboot kembali komputer dalam modul normal.

    Cara Daftar Internet Banking BCA
    July 28, 2008 · Filed Under E-Banking BCA
    Setelah membaca tulisan Mas Anam sebelumnya tentang Menggenggam Dunia, sebagian dari anda tentu penasaran dan ingin mencoba menggunakan fasilitas layanan E-banking atau Electronic Banking. Sayang kan, sudah disediakan tidak kita gunakan :).
    Kali ini Mas Anam akan membahas bagaimana cara mendaftar Internet Banking BCA atau yang lebih populer dengan KlikBCA dan bagaimana menggunakan Internet banking dengan aman. Biar lebih enak, saya cerita saja pengalaman daftar dan menggunakan Internet Banking BCA.
    Langkah:1. Buka tabungan (Tahapan/Giro) BCA dan mendapatkan Paspor BCA (ATM BCA) bila anda belum memiliki2. Daftar Internet Banking BCA di kantor cabang terdekat atau daftar melalui ATM BCA
    Langkah daftar di ATM BCA
    Pilih menu Daftar Auto Debet/E-Banking di sebelah kiri bawah
    Pilih Internet Banking
    Masukkan 6 digit angka sebagai PIN Internet Banking Anda
    Tunggu beberapa saat dan anda akan mendapatkan struk (print out) registrasi Internet Banking anda yang di dalamnya berisi USERNAME anda
    Selesai tahap ini, anda tinggal melakukan aktivasi di situs Internet Banking BCA
    3. Aktivasi Internet Banking BCA di situs KlikBCA
    Sebelum melakukan proses ini, anda perlu menyiapkan kartu ATM (16 digit nomor di kartu ATM) dan alamat email pribadi anda yang aktif
    Buka situs Internet Banking BCA, KlikBCA di http://www.klikbca.com
    Klik menu Login Individual (nasabah non perusahaan)
    Masukkan username sesuai struk pendaftaran dan password yang telah anda buat melalui ATM

    Aktivasi, akan muncul halaman persetujuan syarat penggunaan Internet Banking
    Baca dan pelajari, lalu klik setuju di bagian bawah
    Anda akan dibawa ke halaman aktivasi dan diminta memasukkan beberapa data
    Masukkan data2 anda, email, 16 digit nomor kartu ATM, username sesuai di struk pendaftaran dan PIN, 6 digit yang anda masukkan untuk pendaftaran di ATM
    Lakukan login dengan username dan password anda
    Lanjutkan, dan Selamat, Internet Banking anda telah aktif dan dibawa ke halaman sambutan

    Anda telah berhasil aktivasi KlikBCA dan bisa melakukan transaksi non finansial seperti Cek Saldo, Mutasi Rekening (Masuk Keluar) hari ini sampai 31 hari kebelakang (+/- 1 bulan).Untuk dapat melakukan transaksi finansial seperti pembayaran telepon, listrik, air, dan transfer maka anda harus memiliki KeyBCA dan aktivasi di kantor cabang terdekat.